Kembali ke Blog

Awareness Lingkungan

Waspada Sampah B3 di Sekitar Kita

Sampah B3 sering ditemukan di rumah, tetapi banyak orang belum menyadari bahayanya.

2 Juni 20265 views

Sampah B3 adalah sampah yang mengandung bahan berbahaya dan beracun. Contohnya adalah baterai bekas, lampu neon, obat kedaluwarsa, oli bekas, aki, pestisida, cairan pembersih kimia, dan barang elektronik rusak.

Jenis sampah ini tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat mencemari tanah, air, dan udara. Baterai bekas misalnya, dapat mengandung logam berat. Obat kedaluwarsa dapat mencemari saluran air jika dibuang ke toilet. Lampu neon yang pecah dapat melepaskan zat berbahaya seperti merkuri.

Masalahnya, sampah B3 sering terlihat seperti sampah biasa. Banyak orang membuang baterai ke tempat sampah rumah tangga, mencampur obat kedaluwarsa dengan sampah dapur, atau membuang perangkat elektronik rusak tanpa pemilahan. Padahal, kesalahan kecil ini dapat berdampak panjang terhadap lingkungan dan kesehatan.

Langkah paling aman adalah menyimpan sampah B3 dalam wadah khusus, tidak membongkarnya sendiri, dan menyerahkannya ke fasilitas pengelolaan limbah B3, drop box e-waste, apotek, bengkel, atau program pengumpulan khusus jika tersedia.

Kesadaran terhadap sampah B3 adalah bagian penting dari tanggung jawab lingkungan. Sampah berbahaya harus diperlakukan secara berbeda karena risikonya juga berbeda.

Tips Utama:

  • Jangan mencampur sampah B3 dengan sampah organik atau anorganik.
  • Simpan dalam wadah tertutup dan aman.
  • Jangan membakar, membongkar, atau membuang ke saluran air.
  • Serahkan ke tempat pengumpulan limbah B3 yang sesuai.